HITAM PUTIH TKI

HONGKONG KENAPA KAU BUAT IBUKU  TAK KENAL AKU?????

image

Lanjutkan membaca “HITAM PUTIH TKI”

Iklan

SEKELUMIT DUNIA TKI

Petaka Seorang TKW

Siang ini begitu terik sinar matahari ditambah suhu udara yang sangat panas 33°C hadohhhh sangat sangat menguras keringat,hongkong begitu menyengat kulit dan wajah apabila musim panas. Ku lihat aspal jalan keluar asap saking panasnya,mungkin kalau buat goreng telur matang kali ye. Lanjutkan membaca “SEKELUMIT DUNIA TKI”

Akhir dari sebuah pernikahanku

Perjalanan hidup dan kisah manusia memang berbeda~beda dan banyak rasa disana sedih,gembira,sengsara,dan lain sebagainya.Pada dasarnya semua insan mengharapkan hidupnya selalu diliputi kegembiraan dan bahagia,begitupun dengan kisah yg akan saya ceritakan dalam hidup seseorang.

Sebut saja saya Kinanti yg biasa dipanggil Anti,
Pada awal tahun 2002 saya ingin berangkat ke kota untuk mencari kerja dan mengadu nasib dikota besar,Surabaya adalah tujuan saya, dan kebetulan ada teman dekat yang menawari pekerjaan sebagai penjaga rental vcd, dan memang tempat persewaan itu mmg sgt besar dan juga banyak pelanggannya,lama kelamaan si bos ingin mengembangkan usahanya di Bali, pada hari yang sudah ditentukan diberangkatkanlah saya kesana untuk menjaga dan mengelola bisnis diBali.

Hari demi hari awalnya pun sepi,lama kelamaan seiring berjalannya waktu dan promosi akhirnya ramai juga,berawal dari sini kisah cintaku bersemi,pelanggan tetap rental saya menaruh hati dan akhirnya saling menjalin cinta,Andi namanya.

Sering sekali Andi bertandang ketempat kerja saya,lama” semakin intensif hubungan kita dan semakin erat,kulalui begitu indah dan bahagia saat berpacaran hingga tak jarang pula,Andi menginap ditempat saya dan inilah kesalahan saya yang terbesar,suatu saat kami melakukan perbuatan yang tidak semestinya diperbuat,dan 2 bulan setelahnya saya mengetahui kalau saya telah hamil,saya sampaikan kehamilan saya pada pacar saya,diapun bertanggung jawab untuk menikahi saya.

Karena saling mencintai kamipun niatkan untuk menikah dan ibunya Andi  sama sekali tidak menyetujui pernikahan kami alasannya karena saya seorang janda kembang yang miskin.Tetapi kami tetap langsungkan pernikahan.Kulalui rumah tanggaku dgn bahagia ditambah lahirnya putri saya yang bernama Widia.

Suatu hari suami saya mengutarakan ingin memiliki anak laki” dan saya pun akhiri program kb.Karena suami bekerja disurabaya dan saya dimalang otomatis jarang sekali bertemu 2 minggu sekali,pada suatu saat suami saya pulang cuma menginap 5 hari karena hari raya idul fitri,dan kembali ke surabaya lagi.
Dan mulai detik itu saya rasakan perubahan suami,dengan menerima telpon sembunyi” dari seseorang yang tidak saya kenal,sudah jarang sekali telpon,sering sekali tidak aktif hpnya,hingga suatu saat saya sudah hamil lagi karena pada waktu suami pulang dalam masa subur.
Aku coba telpon ke suami untuk kabarkan bahwa saya mengandung anaknya lagi,begitu tersambung dan saya sampaikan apa yang tanggapannya, “itu anak siapa yang kamu kandung???” bagaikan disambar petir,akhirnya kami terlibat dengan pertengkaran,karena saya mengandung anaknya begitu mudahnya dia ingkari.

Sejak saat itu saya hidup sendiri bersama putri dan bayi dlm kandungan,tanpa suami memberikan nafkah lahir dan batin pada kami,seakan” kami sudah dibuang dan dicampakkan begitu saja,saya pun berpikir apa yang sesungguhnya terjadi saya pun berusaha untuk cari kabar dan cari suami tapi tidak pernah ketemu,sampai anak ke 2 saya lahir dengan selamat,Niko saya beri nama dia. Menginjak 3bulan umur Niko, suatu malam datanglah seorang pria dan menyampaikan bahwa Andi sudah menikah lagi dan mertua saya yang menikahkan dengan seorang wanita anak dari teman ibu mertua,sekarang sudah melahirkan putri baru berumur 2 minggu.Rupanya ibu mertua saya masih tidak bisa terima pernikahan saya dan Andi.Hingga Andipun dinikahkan lagi tanpa menceraikan dan tanpa sepengetahuan saya.

Betapa dunia seakan mau kiamat,berkunang” mata saya lalu gelap,ambruk terkulai lemas,dan beberapa lama saya tidak tahu sadar dari pingsan lalu menangis,apa salah saya hingga suami saya berbuat seperti ini. Waktu demi waktu aku lalui dengan kesedihan memandang putri dan putra saya,akhirnya saya putuskan untuk tidak dalam keterpurukan saya harus bangkit demi buah hati saya,dan saya akan buktikan bahwa kami bisa hidup berkecukupan tanpa Andi.

Semoga kisah ini bisa menjadi hikmah bagi pembaca untuk tidak patah semangat dan larut dalam kesedihan.Bangkitlah untuk orang yang anda kasihi.